Satu Noktah
Angin menderu selembut hati merintih
aku laungkan kata hiba bertitip sulaman airmata
bisakah kau melihat basah linangan air mataku ?
atau hatimu tidak lagi bisa membuka matanya
Terlalu tinggi kesakitan yang aku alami
terlalu dalam luka yang aku ubati
terlalu jauh perjalanan kaki
calar , luka , berdarah , bengkak
apa kau ambil endah semua ?
Katakanlah padaku kau hanya mimpi hitam
tolonglah hindarkan dirimu
sejarah semalam itu membangkit usia lamaku
bercerita lama umpama menambah derita
Aku kejar satu noktah yang hilang
aku ingin kembalikan noktah itu
aku ingin binasakan derita ini dengan noktah itu
kemana harus aku cari satu noktah
Kemana lagi
yang pasti aku sendiri
Khairulazwadi
22 / 12 / 2011

1 kRiTiK DiSiNi:
Noktah itu adalah pasti
tersusun indah
teranyam rapi
teradun sebati
terpatri kukuh bagai ikatan tersimpul mati
itu yang pasti
oleh Dia.. Sang Pencipta Abadi
buat engkau, aku dan dia
takdir Ilahi yang hakiki
ku menanti
pasti
noktah nan abadi
Post a Comment