.

.

Wednesday, October 23, 2013


Dalam draft tak terpublish : 07 / 2011

Bersandar Waktu 

Waktu smakin hampir menyapa
bersamdar di atas kerusi
merenung masa lalu
termenung lagi
jauh melayang
hendak dikenang tidak bererti

Semua dulu ada pememannya
bila senyum ada menyapa
bila sedih tiada hampir tiba
gelumang hidup berkelam dosa

Di kerusi ini 
bertongkat kerapuhan
menanji detik penghujung halkum
bila ?
mungkin tiba tak lama

Perlu aku beri kata dua
bukan herdikan
nasihat pun bukan
andai leka kehidupan
kembalilah
kembalilah
sedar pelukan dan genggaman azzawajalla itu maha hebat

Berlari kemanapun
sampai saat dijemput
namun persoalan
kanan atakah kiri

Termenung lagi 
berbentang tikar langit dunia


Khairulazwadi

24 / 07 / 2011

Dalam draft tak terpublish : 09 / 2011

Aku Dan Diriku

Mengukur rasa diri
indah alam sukar dicapai akal
berdiri kaki terpaku
besar ciptaan tuhan

Menarik nafas nikmat
syukur sekali lagi terasa
redha masih bernyawa
tapi kehendak sampai bila ?

Rugi pada yang batil
hina pada yang jahil
rosak pada yang degil
kerna tertutup pintu kalbu

Sedang hanya berzikir
bisa tenang seribu tahun
setiap waktu berlaku baik
apa jua doa pasti diterima

Bersihkan debu dosa
cari yang putih
hapus kekotoran
istiqomah sentiasa
ada waktu diperjalanan

Khairulazwadi
29/09/2011

Dalam draft tak terpublish : 11 / 2011

Ingin Aku Katakan

Ingin aku katakan
" wahai langit "
seluas mata memandang
bertebaran
hanya memahami ketenangan hati 
pabila melihat
namun masih ada kurang lagi

Ingin aku katakan
" wahai pohon "
menghijau melambai
mengalun mengikut haluan
bisa juga membawa hati tenang
namun masih ada kurang lagi

Ingin aku katakan
" wahai air "
mengalir deras 
tidak menghirau laluan
pantas biar berbatu biar berliku
tak putus bersambung juga
namun masih ada kurang lagi

Seharusnya aku katakan
" wahai TUHAN "
aku lafazkan isi hati
aku tangisi derita
berbicara dalam doa
memohon dalam rasa yakin

TUHAN itu Maha Mendengar
kenapa pergi pada yang "bisu"
manusia tiada berani menelah
hanya TUHAN yang bisa tahu

Khairulazwadi
11/11/11

Kata Tak Terluah

Ketika mata merenung tajam , hati menerawang mencari arah. Aku dilambai rasa hening. Perasaan kesyahduan mencari apakah erti kehidupan. Sisa hidup ini , kemanakah arahnya yang telah aku lakukan ? Aku merenung sedalamnya , masa lau mustahil untuk dikembalikan. Esok pula belum tentu ada untuk diriku. Apa yang pasti masa ini , waktu ini , ketika ini adalah mutiara yang amat bernilai untuk diriku.

Ketika mata terbuka , alhamdulillah masih dipanjangkan lagi umurku. Aku menadah tangan mengucapkan syukur atas nikmat ini. AKu masih diberi kesempatan , masih diberi peluang untuk menatap wajah-wajah insan yang bernilai dalam hidupku. Aku renung wajah mereka , kurniaan dari ilahi yang tidak terbanding nilainya. wajah yang menghiasi setiap lubuk hatiku , wajah yang sentiasa menceriakan hidupku.

Masa ini amat bernilai untuk aku gunakan. Setiap nafas , setiap degup jantung. AKu ingin kembali menceriakan diriku , menghiaskan diriku. Kembali kepada fitrah , kembali mencari sinar jalan kepadaNYA.

......... lain kali sambung.........

Tuesday, October 22, 2013



Cerita Dalam Hati

Dulu aku bawa hati
Dulu aku bawa diri
Dulu aku cari sendiri
Dulu aku tak pernah mengerti

Pernah aku janji
Pernah aku harungi
Pernah aku lalui
Pernah aku alami

Hati tak pernah damai
Hati tak pernah tenteram
Hati tak pernah dimengerti
Hati aku begitu sepi

Keributan dulu terlalu agung untuk dicerita
Kesakitan dahulu terlalu berat untuk dibawa
Bukan kisah penglipurlara
Bukan kisah adam & hawa

Ini kisah antara hamba dan Yang ESA ........

22 / 10 / 2013
Khairulazwadi


Mencari Serpihan Cahaya

Wahai hati yang berkaca
Wahai jiwa yang bergelora
Wahai nafsu yang membara
Wahai sang Pencipta Agung .. dengarkanlah bisikan hati ini

Bila aku senang aku leka
Bila aku hiba aku lupa
Sedang aku leka ... Sedang aku lupa


----- idea tak datang ... lama tak menaip aduhai

Tuesday, December 11, 2012

Dengarkan Kata Hatiku

Perlukah aku bersuara
Untuk ungkapkan kalimat sayangku padamu
Pada masa aku membisu seribu bahasa
Pada masa tingkahku tidak memberi jawapan

Ketahuilah
Aku sayang padamu
Aku cinta padamu
Meski bibirku mamapu bicara kelu
Dihati tetap untuk mu

Mengertilah
Walau calar hati
Walau terguris tidak terbukti
Walau terluka sembunyi diri
Namun diriku kau yang memiliki

Mahu bukti ?
Aku tiada saksi
Maha Esa yang mengerti
Ada luhur budi
Ada cinta dihatiku bersemi....

UNTUKMU ........

Khairulazwadi
11.12.12

Dari Hatiku

Sesungguhnya ruang waktu ini seketika
Menyingkap memori menyelami hati
Memburu harapan dalam impian
Berteman senyuman bersulam kemesraan

Apakah hatimu lara ?
Apakah hatimu ada cinta ?
Apakah hatiku memahaminya ?
Setiap langkahku teruji darinya

Wahai sang kesuma dewi
Panahkan aku rasa kasih
Tanamkan aku rasa rindu
Patrikan aku rasa cinta
Ikatkan aku rasa setia

Jauhkan aku dari hitungan lara
Aku ingin tagih dia

Dia zaujahku
Dia permataku

Khairulazwadi
11.12.12

Tuesday, October 30, 2012


Mencari Kesempatan

Sang juara cinta mencari cahaya
Tenggelam dalam erti kata wira
Tandus bersama gemerlapan suasana
Hilang dalam buai indah dunia

Juarakah jika hanya pintar bersandiwara ?
Enak berbicara mengungkap kata
Manis janji selunak suara
Hanya sedar perangkap dusta

Juarakah jika malam penuh bau noda
Mencari tarian lenggok menggoda
Membuai hanyut nafsu gelora
Membanting tenaga mengundang murkaNYA

Aku berpesan padamu Sang Juara
Carilah kesempatan
Selagi nafas masih bisa
Selagi nyawa masih mampu menampung tangis hiba

Mencari kesempatan dihujung usia
Jangan Sang juara
Bukan lambat
Bukan tiada sempat

Aku khuatir dirimu terkulai rebah
Tersekat hilang upaya mengucap syahadah
Kala itu tiada guna upaya
Nantikan saja balasanmu disana

Khairulazwadi
30 /12 / 2012

Selangkah Pergi

Megertikah ada cinta dalam rasa sunyi
Selangkah pergi
Mengundang rasa hampa
Mengunci rasa tawa
Kemana hilangnya

Bila waktu itu datang
Selangkah pergi
Aku mencari
Maaf ku pohon andai diri ini kurang mengerti
Hati ini tidak terbuka untuk mencari kembali

Selangkah pergi
Bukan kerana adanya rasa benci
Harus kau fahami
Aku datang menguji hati
Aku pergi membawa benci

Hilangkan bayang wakahku dari hatimu
Selangah pergi
Biar kisah ini menjadi penanti
Tiada sambungan
Tiada pengakhiran

Khairulazwadi
30 / 10 / 2012